Pages

Pelangi

Pelangi merupakan fenomena optik dan meteorologi yang menghasilkan spektrum cahaya hampir selanjar di langit apabila matahari bersinar semasa hujan turun. Pelangi dihasilkan apabila cahaya terbias melalui titik air di udara

Percobaan Fluida

Percobaan Fluida dilakukan untuk membuktikan adanya Hukum Archimedes

Animasi Flash

Bandul

Fisika Astronomi

Astronomi adalah ilmu alam yang berkaitan dengan studi tentang benda-benda langit (seperti bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang dan galaksi) dan fenomena yang berasal dari luar atmosfer Bumi (seperti radiasi latar belakang kosmik). Hal ini berkaitan dengan evolusi, fisika, kimia, meteorologi, dan gerakan benda-benda langit, serta pembentukan dan pengembangan alam semesta.

All About Physics

Fisika (bahasa Yunani: φυσικός (fysikós), "alamiah", dan φύσις (fýsis), "alam") adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu.

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Rocket Mini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rocket Mini. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

Rocket Mini


Rocket Mini

Ya walaupun roket ini tidak sebagus roket air, tapi menarik untuk dibuat karena alat dan bahan yang diperlukan banyak kita temui di rumah dan warung terdekat.
Alat dan bahan :
  • Alumunium foil 
  • Kotak korek api + batang korek api 
  • Penjepit kertas (paper clip) 
  • Jarum atau segala apapun yang lurus pokoknya. 
  • Gunting 

 Langkah percobaan :
  • Gunting alumunium foil dengan lebar 8 cm x 3 cm. 
  • Potong bagian kepala dari batang korek api dan letakkan di atas alumunium foil. Lihat gambar! 
  • Gulung bagian ujung kiri alumunium foil sehingga membentuk tabung dengan bagian kepala korek api di tengahnya. Ingat membentuk tabung, jangan ditekan alumunium foilnya. 
  • Ambil dan luruskan paper clip. Kemudian ujung paper clip tersebut masukkan ke dalam lubang tabung alumunium foil tadi sehingga menyentuh kepala batang korek api. Ingat jangan menyentuh alumunium tapi kepala korek api ya. 
  • Nah sekarang baru tekan si alumunium sampai rapat. 
  • Gulung lagi alumunium foil 2-3 kali, kemudian sobek sisanya. Lihat gambar! 
  • Si ujung alumunium yang dekat paper clip diputar sampai erat, dan si ujung alumunium yang dekat korek api diputar kemudian digunting. 
  • Lepaskan paper clip terus masukkan jarum pada lubang bekas paper clip tadi. 
  • Selesai deh roket sederhananya, yang kita perlukan sekarang ialah landasannya. 
  • Landasannya bisa dari bungkus korek api atau sisa alumunium foil. 
  • Usahakan agar si roket membentuk sudut 45 derajat. Ayo kenapa? Lihat gambar! Akhirnya ayo kita nyalakan roketnya! 
  • Maka terbanglah si roket mini ke angkasa. (Ga juga sih palingan cuma 8-10 meter dah turun lagi)

Konsep Fisika : Korek api itu (kepalanya) merupakan bahan bakar yang baik untuk roket mini ini. Ketika roket mini ini dinyalakan, maka si kepala korek api ini akan terbakar dan menimbulkan panas dan gas. Karena gas tersebut dikelilingi oleh tembok alumuniumfoil, maka terjadi pengumpulan gas yang sangat tinggi di dalam roket. Dan akhirnya si roket terbang karena dorongan dari gas tersebut.